Polda Metro Jaya Ungkap Jaringan Judi Online Di Tanjungpinang

Polda Metro Jaya (dalam kadavath) berinisial EY SP, Sabtu (2/11) Dua orang Tanjung Pinang kalem ditangkap warga Pulau Biasa karena dicurigai terlibat jaringan judi online.

Penangkapan itu dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Rescue) Polres Thanjavur Kepulauan Riau.

“Betul, kemarin kami meminta Polda Metro Jaya membantu menangkap EY dan SP,” kata AKP Effendri Ali, Kasat Reskrim Polsek Tanjung Pinang.

Namun, ketika berbicara tentang menyentuh lebih banyak terkait dengan kasus perjudian online. Effendry mengaku belum mengetahui detailnya. Sejauh yang dia tahu, kedua penjahat tersebut adalah pemilik akun yang mengumpulkan uang dari perjudian online. Setelah ditangkap, mereka langsung dibawa ke markas Polda Metro Jaya di Jakarta.

Selain menangkap dua pelaku, aparat juga menutup rumah mewah di Gang Hong Tua, Jalan Butt Kuching, Distrik Bukit Bestari, dan Tanjung Pinang.

Rumah tersebut diyakini milik seseorang berinisial EL, yang diduga terlibat kasus judi online. Rumah tersebut diduga berisi barang bukti terkait kasus tersebut. Plafon rumah EL00 dikonfirmasi oleh RT002 / RW03 Kepala Butt Cushing Head Mohammed Zakaria Adam.

Zachariah mengatakan, plafon dibuat Sabtu sore lalu. Saat rumah itu disegel, petugas memanggilnya sebagai saksi.

Baca juga: Perkembangan Teknologi Telekomunikasi dalam 5G

Saat disegel, Zachariah mengatakan rumah dua lantai itu tidak berpenghuni. “Ada sekitar selusin petugas yang disegel di sana,” kata Zachariah.

EL bertanya tentang angkanya. Zachariah mengaku hanya tinggal di daerah itu selama tiga bulan, sebelumnya tinggal satu kilometer dari Tanjungpinang. “Dia punya izin tinggal di sini sebelum Ramadhan kemarin. Pantauan saya, EL sangat jarang di rumah. Dia bekerja sebagai kontraktor,” ucapnya.

Sumber: antaranews.com