Perkembangan Teknologi Telekomunikasi dalam 5G

Perkembangan Teknologi Telekomunikasi dalam 5G

Perkembangan teknologi telekomunikasi memanglah sangat cepat dan banyak mengalami perkembangan yang cukup pesat. Salah satu hal yang sudah dipakai dan banyak dikembangkan adalah teknologi 5G. Di Indonesia, teknologi ini belum banyak dipakai karena beberapa faktor yang belum mendukung keberadaannya.

Perkembangan teknologi telekomunikasi dengan menggunakan sistem 5G tentu saja akan mempermudah pemakainya karena memiliki berbagai keunggulan. Teknologi generasi kelima ini mendukung banyak hal sehingga memudahkan kehidupan manusia lho

Karakteristik Jaringan 5G

Saat ini, teknologi telekomunikasi yang digunakan di Indonesia masih banyak berkutat di jaringan 4G. Beberapa daerah bahkan belum menyentuh sistem ini. Di balik itu semua, beberapa negara maju sudah mengembangan jaringan 5G yang mendukung berbagai aktivitasnya.
Teknologi dengan menggunakan basis 5G akan mengendalikan mobil tanpa pengemudi, menghadirkan panggilan telepon hologram, dan menciptakan realitas di mana saja. Keberadaan ini tentu saja didukung oleh IoT atau Internet of Things yang menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligent.

Misalnya dalam uji coba di Amerika Serikat (AS) memperlihatkan bahwa 5G memberikan kecepatan data hingga 1.000 Mbps per detik. Ini 25 kali lebih cepat dari kecepatan 4G dan berpotensi meningkat kecepatan hingga 10Gbps.

Dengan perkembangan teknologi telekomunikasi 5G, seseorang bisa mengunduh film dengan durasi dua jam ke ponsel hanya dalam waktu 3,6 detik saja karena saking cepatnya. Para ahli menyebutnya sebagai inovasi teknologi terbesar, sejak keberadaan internet. Namun, ada sisi negatifnya juga dari pemanfaatan 5G.

Keberadaan IoT dalam Perkembangan Jaringan Teknologi

Sejak adanya internet, perkembangan gadget dan teknologi di dalamnya mengalami pertumbuhan yang cepat. Banyak dari berita teknologi telekomunikasi yang dikembangkan untuk mempermudah kehidupan manusia. Baru-baru ini, yang banyak dikembangkan adalah IoT atau Internet of Things.

 Internet Of Things (IoT) ini dimungkinkan pada jaringan baru yang sangat cepat. Artinya mesin akan saling bekerja secara otonom, tanpa keterlibatan manusia di dalamnya. Dengan menggunakan sistem, teknologi ini akan bekerja dengan perintah manusia saja.
Di masa depan, diprediksi akan banyak lemari es pintar akan menggunakan sensor untuk mencari tahu ketika kita sudah kehabisan bahan makanan, kemudian dapat melanjutkan ke internet untuk memesan barang-barang.

Di beberapa supermarket, rak pintar berinteraksi dengan aplikasi di smartphone, dengan sensor yang terpasang di dalamnya menginformasikan penawaran, rincian nutrisi, dan harga. Beberapa supermarket seperti amazon sudah menerapkan cara ini sehingga tidak menggunakan manusia sebagai karyawannya.

Perangkat realitas virtual yang menggunakan 5G akan merevolusi teknologi dan perangkat telekomunikasi  dengan pihak lawan dengan jarak jauh lho. Di masa depan nantinya, bukan hanya sebatas video call saja yang digunakan, melainkan interaksi dengan menggunakan hologram.

Di dunia medis misalnya, alat berbasis 5G juga akan membuat dunia kedokteran berubah. Perangkat berbasis 5G memungkinkan ahli bedah melakukan operasi ribuan mil jauhnya. Petugas medis kurang berpengalaman juga dapat menjahit luka dan membuat sayatan di bawah instruksi ahli dari spesialis yang bekerja di rumah sakit terpisah, bahkan mungkin dari benua lain.

Jaringan 5G memungkinkan pasien dirawat di rumah sakit setempat, dengan spesialis yang berada di tempat lain mengawasi perawatan melalui internet. Perubahan juga akan mengubah cara orang dirawat, memungkinkan orang yang rentan, tetapi ingin tinggal di rumah untuk terus mendapat perawatan.

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Press Dan Alat Press Body Motor

Keuntungan Teknologi 5G

Penggunaan jaringan 5G dalam teknologi telekomunikasi, transportasi, dan lainnya memiliki berbagai kelebihan di dalamnya. Jaringan ini memang disusun untuk memudahkan manusia dalam melakukan berbagai aktivitasnya. Apa saja kelebihan yang ditawarkan dalam sistem ini?

  • Resolusinya tinggi dan bentuk bandwidth yang besar dan bi-directional.
  • Teknologi untuk mengumpulkan semua jaringan pada satu platform sehingga lebih efisien dan efektif.
  • Teknologi yang bisa digunakan untuk memfasilitasi alat pengawasan pelanggan untuk tindakan yang cepat.
  • Kemungkinan besar, akan memberikan data penyiaran yang besar (dalam Gigabit), yang akan mendukung lebih dari 60.000 sambungan.
  • Mudah dikelola dengan generasi sebelumnya karena mudah dioperasikan.
  • Teknologi suara untuk mendukung layanan heterogen (termasuk jaringan pribadi).
  • Mungkin untuk menyediakan seragam, tanpa gangguan, dan konektivitas yang konsisten di seluruh dunia.

Keuntungan 5G dalam Pengaplikasiannya

Penggunaan teknologi 5G memanglah sudah mulai banyak diterapkan di berbagai hal. Apa saja kelebihan setelah diterapkan di beberapa sector kehidupan?

  • Adanya layanan paralel multiple, seperti Anda dapat mengetahui cuaca dan lokasi saat berbicara dengan orang lain.
  • Bisa mengontrol PC jarak jauh lewat smartphone android maupun ios.
  • Proses belajar mengajar akan lebih mudah – Murid yang berada di belahan bumi lain dapat mengikuti pelajaran.
  • Pengobatan akan menjadi lebih mudah dan hemat – Dokter dapat mengobati pasien yang berada di tempat terpencil di dunia.
  • Monitoring akan lebih mudah – Organisasi pemerintah dapat memonitor setiap bagian dari dunia. Memungkinkan untuk mengurangi tingkat kejahatan.
  • Memvisualisasikan alam semesta, galaksi, dan planet-planet akan menjadi mungkin.
  • Memungkinkan untuk menemukan dan mencari orang yang hilang.
  • Memungkinkan mendeteksi bencana alam termasuk tsunami, gempa bumi dan lain-lain lebih cepat.

Kekurangan Teknologi 5G

Meski menawarkan banyak kelebihan di dalamnya, teknologi telekomunikasi dan jenis lainnya dengan jaringan 5G ini memiliki kekurangan pula. Semua hal tentu saja memiliki dua sisi, sehingga tak heran jika 5G juga memiliki kelemahan di dalamnya. Apa saja kekurangan sistem ini?

  • Teknologi ini masih dalam proses dan penelitian sehingga belum sempurna.
  • Kecepatan yang dijanjikan teknologi terasa sulit untuk dicapai (di masa depan, mungkin) karena masih kurangnya dukungan teknologi di sebagian besar belahan dunia.
  • Banyak dari perangkat lama tidak akan kompeten untuk 5G, karena semuanya perlu diganti dengan yang baru dan tentunya tidak murah
  • Mengembangkan infrastruktur membutuhkan biaya tinggi.
  • Keamanan dan masalah privasi belum diselesaikan.

Dengan keberadaan 5G tentunya akan mendukung berbagai aspek kehidupan manusia bukan? Meski demikian, sebagai pemakai tentunya harus berhati-hati agar tidak ada penyalahgunaan data. Kapan ya teknologi ini banyak digunakan di Indonesia?

Tragedi Pilu Gempa dan Tsunami di Kota Palu

Tragedi Pilu Gempa dan Tsunami di Kota Palu

Mungkin peristiwa gempa bumi dan tsunami Kota Palu sudah berlalu karena terjadi tahun 2018 lalu. Akan tetapi, bencana alam yang melanda Sulawesi Tengah ini tidak bisa dilupakan begitu saja. 

Apalagi lokasi yang mendapatkan imbas 13 kali gempa berkekuatan besar ini cukup banyak. Tidak kurang 4 kota dihantam gempa yaitu Sigi, Donggala, Parigi Moutong dan tentunya Palu sebagai ibu kota Sulawesi Tengah. 

Derita masyarakat Sulawesi Tengah semakin miris ketika beberapa saat kemudian tsunami juga ikut menyerang. Akibatnya lokasi yang berdekatan dengan bibir pantai seperti Kota Palu, Donggala dan Mamuju luluh lantak diterjang air laut. 

Tsunami Menyerang Pasca Pembatalan Status Siaga 

Beberapa saat setelah terjadi gempa di Palu BNPB sudah mengirimkan signal tentang siaga tsunami. Sirene ini berfungsi karena memang ada peningkatan air laut akibat terjadinya longsor sedimen di bawah laut. 

Karena adanya perubahan status alam tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika pun merilis secara resmi kalau memang ada potensi tsunami yang akan muncul. Jadi masyarakat bisa bersiap menjaga kemungkinan terburuk termasuk menjauhi bibir pantai. 

Rilis informasi siaga tsunami sendiri disampaikan pada jam 16.07. Namun kurang lebih setengah jam kemudian status itu dicabut mungkin karena ada penurunan kadar air laut yang terdeteksi oleh alat. 

Sayang, pada jam 17.42 tsunami benar-benar terjadi menghantam bibir pantai Kota Palu. Tidak tanggung-tanggung, tinggi air mencapai 6 meter yang membuat pinggiran pantai disapu bersih hingga beberapa meter ke arah daratan.

Penyebab Gempa dan Tsunami Kota Palu

Menurut ahli gempa dan tsunami di Kota Palu disebabkan peristiwa longsornya sedimen yang berada di dalam laut. Karena kedalaman signifikan antara 200-300 meter maka pusaran air sangat cepat sehingga mampu menghentakkan air ke daratan dengan ketinggian 6 meter. 

Longsoran ini sendiri disebabkan oleh muara yang belum tersambung dengan baik ke Teluk Palu. Bahkan kontur sedimen-nya memang lemah sehingga rawan longsor jika terjadi abnormalitas arus di dalamnya. 

Sedangkan sebagian ahli menyampaikan kalau terjadinya gempa dan tsunami di Palu disebabkan oleh peristiwa yang berbeda. Untuk tsunami memang karena sedimen bawah laut yang longsor, sedangkan gempa disebabkan oleh pergeseran lempeng lokal. 

Kota Palu Terimbas Tsunami Terparah

Kota di Sulawesi Tengah yang terimbas tsunami paling parah adalah Kota Palu. Tepatnya di Desa Tondo Kecamatan Palu Timur yang menurut kabarnya, tinggi air yang menyerang desa ini mencapai 11,3 meter. 

Data ini memiliki selisih cukup besar dengan daerah yang terimbas paling rendah yaitu Desa Magapa Kabupaten Donggala. Yang mana tinggi air yang masuk kawasan ini hanya 2,2 meter saja. 

Masalah tidak sampai di situ saja. Bahkan warga Palu benar-benar dikurung dengan “kemarahan” alam pasca hadirnya likuefaksi di sebagian wilayah. Salah satu desa di Palu yang diserang tanah bergerak ini adalah Petobo. 

Likuefaksi Fenomena Bencana Baru di Palu selain Tsunami

Likuefaksi atau tanah bergerak sejatinya adalah bencana baru yang muncul di Indonesia. Datanya juga tidak sebanyak data terjadinya gempa bumi, gunung meletus maupun tsunami. 

Akan tetapi, bencana likuefaksi benar adanya dan bisa dijelaskan secara ilmiah. Menurut para ahli tanah bergerak ini bisa terjadi jika pasir dengan lanau berpisah sehingga tanah yang padat menjadi lumpur. 

Akibatnya pori-pori tanah benar-benar berisi air. Sedangkan pergerakan tanah disebabkan tidak ada penguat akibat desakan dua tanah di bagian sisi yang masih memiliki kontur lebih padat. 

Efek Likuifaksi di Kota Palu

Efek likuifaksi di Palu tidak kalah dengan efek dari terjadinya gempa dan tsunami yang hampir berjalan secara bersamaan. Bahkan, korban yang tertimbun bangunan cukup banyak disebabkan kesempatan menyelamatkan diri sudah tidak ada. 

Kerugian material juga sangat besar terutama di daerah Petobo dan Jono Oge Kabupaten Sigi. Menurut pengukuran di kala itu kerusakan tanah dan bangunan mencapai 382,7 hektar. 

Untuk jumlah unit bangunan yang rusak juga sangat besar. Di Petobo bangunan yang rusak mencapai 2050 unit. Sedangkan di Jono Oge bangunan yang hancur mencapai 366 unit. 

Korban Jiwa akibat Gempa, Tsunami dan Likuifaksi Palu

Terjadinya bencana alam gempa, tsunami dan likuifaksi yang menyerang Kota di Palu benar-benar menghadirkan berita duka yang luar biasa. Hal ini dikarenakan oleh banyaknya korban jiwa padahal bencana terjadi dalam durasi sehari saja. 

Menurut data yang resmi bencana tersebut setidaknya merenggut 2.086 korban meninggal dunia dan 10.679 mengalami luka kategori berat. Sedangkan korban yang dinyatakan hilang mencapai 671 orang. 

Korban yang selamat dari bencana berjumlah 82.775 yang diungsikan ke tempat-tempat yang lebih aman. Namun sebagian besar dari warga Kota Palu mengalami traumatisme yang luar biasa akibat bencana alam yang datang secara mendadak tersebut.